Rabu, 16 Oktober 2013

Dilema

Bukan, ini bukan review lagunya cherrybelle.

Gua cuma lagi galau aja. Bukan soal masalah percintaan sih..

Oke jadi gini, hari Sabtu kemaren setelah gua nonton Metallica : Through The Never di Blok M Plaza (Itu keren banget buat yang suka Metallica. Tapi postingan ini bukan ngebahas itu.) Gua melewati FX Senayan saat perjalanan pulang. "Eh kan ada JKT48 Theater disini. Liat ah iseng-iseng." Pikir gua.

Setelah lihat sebentar, gua tertarik melihat UIC-Design dan SAE Institute. Emang tempatnya lg tutup, tapi ya bisa baca-baca bannernya lah. Jadi info yang gua dapet, mereka bikin program 2 tahun gitu untuk belajar. Gua belom tau selesai dari situ gelarnya apa. Dan mereka punya Short Course program. Biaya short course hampir sama seperti gua kuliah satu semester, tapi ini cuma satu bulan.

Lalu gua berpikir, gua kuliah DKV skill digital gua masih sedikit bgt. Padahal udah mau setahun kuliah. Biaya keluar banyak, tp gini-gini aja. Apa ngambil short course aja yah? Soalnya di mata kuliah Komputer Grafis, gak terlalu diajarin teknisnya. Sedangkan gua masalah digital minim banget pengetahuannya. Dan kalo belajar dari temen kadang gua kesulitan, disisi lain mereka kan bukan pengajar. Bukannya merendahkan, tapi mereka bisa skill nya.. Tapi skill ngajarinnya kurang ngena buat gua.

Permasalahannya kalo ikut short course, ya duitnya. Oke gua berpikir mau ngambil kerja part time buat nabung ikut short course. Hmm ada solusi lah.

Lalu pikiran gua malah meluas. Kalo misalnya gua dr short course bisa dapet kerjaan, apa perlu gua selesain S1 gua?

Short course yang mau gua ambil sih ada dua. Satu graphic design di UIC-design dan satu lagi music production di SAE Institute. Pengennya setelah short course graphic design kan bisa dapet job tuh, nah itu duitnya ada yg disiapin buat short course music production. Dan gua punya dua skill deh.

Tapi sekali lagi gua gatau itu ada gelarnya apa nggak. Mungkin bisa gua tetep kuliah dan ngambil short course pas liburan. Tapiii, kalo udah dapet skill dan dapet job gua kayaknya males nyelesain S1 gua di UPI YAI.

Pertanyaan selanjutnya adalah.. Apa orang tua gua bakal setuju kalo gua ngejalanin kayak gitu?

Orang tua gua bukan model orang tua yang konservatif dan kolot sih. Hmm tapi yang namanya orang tua kan ada persamaannya. Mau anaknya bisa mereka banggakan.

Yah ntar coba aja deh rencana gua dijalanin dulu. Soal nanti nyelesaiin S1, I'll cross the bridge when it comes to me.

Bismillah..

Selasa, 23 April 2013

Perpindahan

 Soal postingan sebelum ini yang tentang Foo Fighters emang lagi eror. Jadi gua pending dulu.. Tenang, entar dirapihin kok (kayak banyak yang baca aja lo qil haha)

 Gua mau cerita tentang perpindahan. Gua dalam proses mau pindah rumah, tapi di rumah yang akan gua tinggali nanti harus ada beberapa renovasi. Ya, kira-kira pertengahan Mei baru gua tinggali. 

 Tapi dalam proses ini gua seneng banget, gua membayangkan kamar gua nanti, gimana kalo temen gua main atau nginep. Juga gua membayangkan saat gua bangun siang dan masih nyaman ada di ruangan itu. Tapi, sedih nggak sih sama rumah yang lama? Ya disana ada kenangan lah, berpikir juga jajanan-jajanan deket sana yang akan jadi agak jauh.

 Gua pindah nggak jauh kok, kalo lo mau niat liat di google maps silahkan. Gua bertempat tinggal di jl. Kramat Lontar trus nanti pindah ke Tanah Tinggi. Dua-duanya di Jakarta Pusat. Ya masih bisa sih ke tempat jajanan langganan gua, tapi dari jarak 5 menit jadi 15 menit. Mungkin gua akan kangen dengan suasana di warkop deket rumah yang sering memberi kenyang saat gua lapar jam 3 pagi. Kangen sama tukang nasi goreng yang suka sok tau. Kangen sama obrolan tetangga depan rumah dengan bahasa betawi kental dan terdengar lucu.

 Tapi gua senang dengan tempat baru nanti. Soalnya itu adalah lingkungan masa kecil bokap gua. Gua udah berkenalan dengan beberapa tetangga kalo ada masalah. Ya walau sebenernya gua orangnya kurang socialize sama tetangga, tapi mereka friendly dan nggak annoying. Gua juga sudah diajari sama bokap soal jalan alternatif dari calon rumah gua itu. Gua sering bolak balik nge-cek tukang yang lagi nge-renov takut kurang bahan dan juga liat progress.

 Soal pindah yang lain juga ada. Gua pindah dari orang pacaran jadi jomblo (gua tau lo pade yg suka eneg liat gua pacaran di twitter bersyukur. haha) Nah gua sekarang juga udah bisa nerima fakta itu. Menggambil sisi positif-nya, nggak menyesali udah pernah ngalamin kejadian itu dan jadi pelajaran.

 Gua malah senang hal itu pernah terjadi (pacaran sama mantan gua itu.) Soalnya kalo gitu ga akan ada gua yang sekarang. 

 Masalah soal pindah, banyak orang yang susah atau lama pindah. Kalo menurut gua caranya ya menerima. Nerima itu jadi sebuah fakta nyata dan coba cari cara ngejalaninnya. 

 Emang beda sih kalo dari cerita gua tadi. Yang soal pindah rumah emang gua seneng dan pengen. Soal jadi jomblo, ada disisi lain dalam diri gua yang kurang suka itu. Tapi menurut gua pindah rumah yang menyenangkan itu gua jadi tolak ukur soal jadi jomblo. Kenapa gua senang mau pindah rumah? karena gua mau menerima.

 Sekian dulu ya! Ntar yang Foo Fighters dirapihin kok.
(Yang baca paling yang udah lo ancem pake piso, gaya2-an lo qil)

Sabtu, 20 April 2013

Mau cerita band keren : Foo Fighters!


 Siapa yang nggak tahu Foo Fighters? Setiap penikmat musik Rock pasti tahu mereka. Band yang terdiri dari Dave Grohl (Vocal/Gitar), Taylor Hawkins (Drum/Back Vocal), Nate Mendel (Bass), Pat Smear (Gitar) dan Chris Shiflett (Gitar). Foo Fighters telah berdiri sejak tahun 1994 dan album ter-anyar mereka berjudul "Wasting Light"

 Buat yang kenal Gua, pasti tau Gua sangat mengidolakan Green Day. Tapi, untuk band yang sedang gua bahas ini harus diberi penghormatan setinggi-tinggi nya. Karena konsep yang ditawarkan mereka keren abis menurut gua.

Awalnya band ini adalah proyek isengnya Dave Grohl. Doi yang dulunya drummer Nirvana sedih berat setelah kematian Kurt Cobain sang frontman. Setelah beberapa lama akhirnya Dave sadar dia harus keluar dari kesedihannya. Lalu dia pergi ke Robert Lang Studio, dia merekam sekumpulan lagu yang telah lama ditulisnya dan belum ada yang dengar. Sekitar seminggu di studio berbuah lah kaset berisi 12 lagu. "Aku tak akan taruh nama ku di situ. Akan ku buat sebuah nama band. Jadi orang tak akan pikir itu adalah karya mantan personil Nirvana." Dinamailah Foo Fighters.

Setelah itu, Dave mendapat berita bahwa sebuah band asal Seattle bernama Sunny Day Real Estate melakukan tour yang akan menjadi tour terakhir mereka. Dan Dave datang di salah satu konser mereka dan berpikir "Hey, mereka punya ryhthm section yang bagus." Lalu Dave memberikan copy dari kaset nya kepada Nate Mendell dan William Goldsmith. "Mungkin kita bisa nge-jam kapan-kapan."

 Akhirnya Dave, Nate dan William nge-jam di rumah orang tua nya William. Setelah Nate dan William setuju masuk dalam band nya Dave. Lalu Dave mengajak Pat Smear sebagai gitaris kedua. Pat dulunya juga di Nirvana di era setelah keluarnya album In Utero.

 Pas tau kalo Dave bakal ngajak Pat, Nate bingung. Bukan karena meragukan kemampuan bermusiknya Pat tapi karena Pat tinggal di Los Angeles sedangkan mereka di Seattle. "Aku tumbuh dengan nge-band pulang sekolah di salah satu basement teman. Dan Pat tinggal di Los Angeles. Sangat tak mungkin. Tapi setelah dia datang, aku tenang." Tutur Nate.

 Setelah personil komplit dan latihan, Dave di tawari bermain band di tour nya Mike Watt, seorang pemain bass legendaris di dunia punk rock. Dave mengiyakan dengan syarat, Foo Fighters bisa menjadi band pembuka di tour tersebut. Eddie Vedder dari Pearl Jam juga melakukan hal yang sama. Dia mengikutsertakan bandnya yang lain bernama Hovercraft.

 Dari tour itu Foo Fighters mulai terkenal, sudah banyak yang membicarakan tentang mereka. Lalu mulai banyak fans-fans Nirvana yang datang kebanyakan meminta tanda tangan Dave dan Pat. Dan karena belum mengeluarkan album, jadi belum ada yang tahu lagu-lagu mereka. Lebih sering ada yang berteriak "Marigold!". Itu adalah lagu yang diciptakan dan di nyanyikan oleh Dave di salah satu album Nirvana yang berjudul Heart-Shaped-Box. Pasti peristiwa itu cukup  menggetarkan Dave di panggung. Dimana ia bisa teringat soal Nirvana.

 Tak beberapa lama akhirnya FF merilis album perdananya Foo Fighters. Mereka tidak me-retake lagu-lagu yang sudah dibuat Dave. Jadi album pertama mereka adalah hasil dari rekaman Dave sendiri.

Nih, cover Album Pertama Foo Fighters


 Dan mereka melakukan banyak tour.

 Setelah beberapa lama akhirnya mereka memutuskan menggarap album kedua yang berjudul The Color and Shape. Dan pada saat ini pertama kali FF bekerja sama dengan seorang  produser. Produser itu adalah Gil Norton. Menurut William dan Nate, Gil adalah mimpi buruk para rythm section. Tapi bagi Nate, hal ini menyadarkan dia bahwa dia harus terus belajar menjadi musisi yang lebih baik.

Didalam pengerjaan album tersebut, Dave kurang merasa pas dengan drum track yang di isi William. "Didalam setiap lagu yang Aku buat, Aku seperti punya gambaran yang jelas tentang bagaimana isian dari drumnya. Dan jelas itu sangat egois bagi seorang musisi yang bekerja dengan musisi lain."

 

Sabtu, 02 Maret 2013

Mau Cerita Soal Band Keren : Foo Fighters


 Siapa yang nggak tahu Foo Fighters? Setiap penikmat musik Rock pasti tahu mereka. Band yang terdiri dari Dave Grohl (Vocal/Gitar), Taylor Hawkins (Drum/Back Vocal), Nate Mendel (Bass), Pat Smear (Gitar) dan Chris Shiflett (Gitar). Foo Fighters telah berdiri sejak tahun 1994 dan album ter-anyar mereka berjudul "Wasting Light"

 Buat yang kenal Gua, pasti tau Gua sangat mengidolakan Green Day. Tapi, untuk band yang sedang gua bahas ini harus diberi penghormatan setinggi-tinggi nya. Karena konsep yang ditawarkan mereka keren abis menurut gua.

Awalnya band ini adalah proyek isengnya Dave Grohl. Doi yang dulunya drummer Nirvana sedih berat setelah kematian Kurt Cobain sang frontman. Setelah beberapa lama akhirnya Dave sadar dia harus keluar dari kesedihannya. Lalu dia pergi ke Robert Lang Studio, dia merekam sekumpulan lagu yang telah lama ditulisnya dan belum ada yang dengar. Sekitar seminggu di studio berbuah lah kaset berisi 12 lagu. "Aku tak akan taruh nama ku di situ. Akan ku buat sebuah nama band. Jadi orang tak akan pikir itu adalah karya mantan personil Nirvana." Dinamailah Foo Fighters.

Setelah itu, Dave mendapat berita bahwa sebuah band asal Seattle bernama Sunny Day Real Estate melakukan tour yang akan menjadi tour terakhir mereka. Dan Dave datang di salah satu konser mereka dan berpikir "Hey, mereka punya ryhthm section yang bagus." Lalu Dave memberikan copy dari kaset nya kepada Nate Mendell dan William Goldsmith. "Mungkin kita bisa nge-jam kapan-kapan."

 Akhirnya Dave, Nate dan William nge-jam di rumah orang tua nya William. Setelah Nate dan William setuju masuk dalam band nya Dave. Lalu Dave mengajak Pat Smear sebagai gitaris kedua. Pat dulunya juga di Nirvana di era setelah keluarnya album In Utero.

 Pas tau kalo Dave bakal ngajak Pat, Nate bingung. Bukan karena meragukan kemampuan bermusiknya Pat tapi karena Pat tinggal di Los Angeles sedangkan mereka di Seattle. "Aku tumbuh dengan nge-band pulang sekolah di salah satu basement teman. Dan Pat tinggal di Los Angeles. Sangat tak mungkin. Tapi setelah dia datang, aku tenang." Tutur Nate.

 Setelah personil komplit dan latihan, Dave di tawari bermain band di tour nya Mike Watt, seorang pemain bass legendaris di dunia punk rock. Dave mengiyakan dengan syarat, Foo Fighters bisa menjadi band pembuka di tour tersebut. Eddie Vedder dari Pearl Jam juga melakukan hal yang sama. Dia mengikutsertakan bandnya yang lain bernama Hovercraft.



Senin, 11 Februari 2013

Arts sama Works jadi Artworks!

 Nggak usah banyak text yah.. Ini karya gua baru-baru ini.. Enjoy! Kalau ada saran atau kritik silahkan di kolom comment.. mention twitter juga boleh ke @qillamura :)








Kamis, 20 Desember 2012

Senjata Paling Berbahaya Di Dunia : Anak Muda

 Well ini sering banget ada di pikiran gua. Sebagai anak muda, gua menyadari itu. Anak muda itu termasuk harta yang paling berharga yang dimiliki negara. Tapi sepenglihatan gua, masih sangat kirang negara bisa mengarahkan, mendidik dan menjadikan anak  muda yang dibutuhkan oleh dunia.

Tapi sebelum gua ngomel-ngomel hal itu, gua mau kasih contoh betapa hebatnya anak muda. Sejarah mencatat, Sentot Prawirodirjo menjadi panglima perang sebelum umurnya 20 tahun. Lalu siapa Sunan Kalijaga? Anak muda.Siapa tokoh utama dalam peristiwa Mei 1998? Anak muda. Contoh-contoh itu membuktikan bahwa anak muda dapat membuat perubahan besar. Ya mengutip dari Soekarno aja : Beri Aku sepuluh pemuda maka akan Ku guncang dunia!

Lihat betapa hebatnya kekuatan anak muda.

Tapi apa yang kita lihat di anak muda kebanyakan sekarang? Galau karena cinta-cintaan, konsumerisme yang berlebihan, kehidupan hedonisme dll. Ya walau nggak semua anak muda kayak gitu. Tapi sadar nggak sih kenapa ada yang seperti itu. 

Sebenernya bangsa kita diserang lewat anak-anak mudanya. Lewat media yang mengatasnamakan globalisasi. Kayak sinetron yang udah kayak kacang, infotaiment yang kepo banget dan kurangnya acara-acara yang mendidik.

Disisi lain (nah bagian gua ngomel nih.) Dari pemerintah nggak memberi fasilitas. Diberi keterbatasan yang nggak membangun. Beda kalo gua denger cerita jaman bokap gua muda dulu. Jaman bokap gua ibarat anak muda dikasih lapangan, terserah mau main apa. Sedangkan sekarang anak muda dikasih lapangannya dikit banget. Tapi harapan dan tuntutan dari pemerintah besar banget soal anak muda.

Dan juga kurangnya pembatasan media oleh pemerintah seperti membiarkan anak-anak muda tenggelam dalam apa yang mereka lihat, baca dan dengar. Kita dibiarkan dijajah, dicuci otak oleh media. 

Yah masih untung aja kalo yang sama orang tua dididik dengan baik.

Pemerintah sepertinya sadar bahwa anak muda adalah senjata yang berbahaya dan fragile bagi kemajuan bangsa dan negara. Salah-salah mengarahkan bisa hancur. Tapi mereka tidak melek akan hal itu. Anak muda kurang diberi katup untuk mengeluarkan ekspresi dan aspirasi mereka. Well itu yang gua rasain.

Menurut gua juga kebanyakan orang tua, guru dan semua yang menamakan diri mereka pendidik kelewat egois dan masih saja pake cara kuno. Seharusnya mereka kan menjadi pembimbing. Hey kami ini penerus loh!

Gua pribadi pun melihat fenomena ini jadi pengen ntar gua kerja di luar negri aja gausah mikirin Indonesia. Toh pemerintahnya juga setengah-setengah.

Oh ya ada satu lagi. Sistem pendidikan yang selalu berubah nggak jelas. Dan kelewat suka-suka juga kurangnya observasi seperti menyepelekkan proses memberi kualitas pada anak muda. Tiap tahun ajaran ada yang namanya percobaan. Emangnya kita hewan lab yang bisa dicoba seenaknya? Kok enak banget tiap tahun dicobain.

Terakhir. eh kita anak muda itu senjata paling berbahaya loh. Salah-salah malah nyerang negara sendiri dan langsung hancur.

 

Jumat, 23 November 2012

Rabu, 03 Oktober 2012

Postingan Buat Kamu :)

Sampai sekarang nggak nyangka kita bisa begini. Aku berkhayal tentang gimana kita berdua ketemu aja nggak berani. Dan ternyata ini jadi kenyataan and it's happily shocking. Dan ternyata kamu tuh beda dari yang sebelum-sebelumnya.

Kamu mengapresiasi sekecil apapun usaha aku. Kamu nggak minta banyak, kamu bisa suka dengan topik yang ingin aku bicarakan. Dan sejauh ini; kamu yang terbaik. Aku nggak perlu berusaha keras untuk jadi yang kamu mau. Nggak harus berubah, karena kamu nerima semua kelebihan sama kekurangan aku.

Dan kita sepertinya tak peduli akan jarak yang mungkin akan menghambat. Sepertinya itu membuat kita semakin kuat. Kamu dengar keluh kesalku dan menampung saran ku dengan baik. Kamu maklum kalo ekonomi ku lagi susah :p tapi kamu juga nggak nuntut dari aku kalo aku lagi ada uang. As long we having fun, nothing else matters. Dan pengertian "fun" dari kita sangat jauh dari kompleksitas.

Kamu juga orang nya nggak dependable, kamu mau cari cara sendiri dulu baru minta tolong orang. Dan juga dunia kamu nggak susah aku mengerti, kamu juga mudah ngerti dunia aku. Kamu cukup dewasa walau kadang masih perlu diarahkan. Well, at least you are not childish.

Pastinya aku bahagia, kamu mau sama aku hehe :p 
(Mungkin postingan ini kebanyakan kata "kamu" "dan" "juga". tapi sabodo lah :p) 

Kamis, 09 Agustus 2012

Gatau ini mau dikasih judul apa, ya kalo mau baca silahkan :)

 Wuoooogh!! udah lama banget gua nggak nge-post ini. Apa kabar? (dih, kayak banyak yang baca aje.)

 Uhm.. bukannya udah ga suka lagi nulis blog. Tapi kemaren-kemaren mau bikin postingan serius dan bermutu, eh jadinya males hehehe. Oke kali ini gua mau cerita aja apa yang baru-baru terjadi di kehidupan gua yang sekarang.

 Sekarang gua ikut-ikutan di GALAW : Gambar Selaw. Kenapa ikut-ikutan, ya soalnya akhir-akhir ini jarang dateng. Lagi puasa mager banget gua hahaha. Apaan sih GALAW itu? Itu tuh komunitas gambar menggambar gitu. Tiap kamis malem di Ruang Rupa dari jam 08.00 malem ampe selesai. Itu komunitas selaw kok, nggak ada kena biaya. Gua seneng ngumpul disitu karena gokil-gokil orangnya. 

 Dan di situ nggak cuma ngumpul dan ngegambar doang. Ada project juga. Gua ikutan kemaren bikin postcard buat screening dokumenter mocca. Trus juga bikin postcard edisi ramadhan gitu. Kalo mau tau lebih lanjut Google aja atau search di twitter. Kalo belom jelas bisa nanya-nanya lewat twitter kok.

 Trus apa lagi ya? Oh ya gua udah resmi jadi mahasiswa DKV YAI angkatan 2012. Iya tahun kemaren kan gua sempet nganggur gitu, tapi sempet kerja juga kok di Burger King selama 8 bulan. Tapi sekarang gua udah jadi maba walau ospek baru September ntar haha. Ya sekarang udah seneng aja gua mau kuliah. Dan niatan lain selain belajar ilmu Desain, gua mau bikin band (lagi). Masih Punk-Rock2an lah.. kalo itu liat nanti deh hahaha

 Abis itu gua sibuk apa lagi? Sibuk jatuh cinta~ hehehehe

 Yang mau tau siapa ceweknya liat ajalah lewat bio twitter gua @qillamura. Ya ama yang ini bisa ketemunya lewat twitter! Terima kasih pada teknologi!! Aku nggak jomblo lagiii!! (apesih?). Ya sama yang ini gua seneng banget, bisa jadi diri sendiri lah. Eror barengan. Dan banyak banget deh.Gua nggak mau cerita banyak tentang dia disini. Ya itu agak privasi sih hehehe. Tapi kalo penasaran bisa stalking aja di twitter. Itu kebebasan kalian, gua nggak bisa larang. Stalking asal nggak ganggu gapapa hehehe.

  Ya buat teman-teman yang baca doain ajalah bakal terus-terusan fine-fine aja gitu. Dan kalau kamu teman saya yang masih jomblo gausah kesel ya hehehe. Semangat fren! Ada kok pasti! 

 Dan buat temen-temen yang keganggu oleh tweet-tweet pacaran saya. Tinggal unfollow, itu hak kalian hehehe. Buat gua, unfollow ataupun nggak di follow bukan berarti kita musuhan. Ye gak?

 Uhm apa lagi ya? Kayaknya segitu dulu postingan kali ini. See you next post!!